Langkah Iman
Home » Langkah Iman

iman mendahului pengetahuan

Tuhan menyatakan dan manusia mengakuinya

Tuhan yang Maha Besar, Pencipta Langit dan Bumi tidak mungkin harus membuktikan  bahwa IA adalah Maha Besar dan Pencipta. IA cukup menyatakan dan tanggapan manusia adalah mengakuinya.

Tetapi Tuhan juga tahu bahwa manusia tidak mampu , itu sebabnya IA memberikan banyak saksi, pernyataan dan membuka diri-Nya untuk dipertanyakan. Tentu saja, IA memiliki hak untuk menjawab atau tidak. Tetapi manusia yang sadar (dan mengakui) bahwa Tuhan pada dasarnya baik akan terus berusaha mengenal Tuhan.

Saksi-saksi

Pengikut Kristus ada dimana-mana. Mereka umumnya mau dan berkenan bercerita bagaimana mereka "berpindah" dari iman lama mereka dan menjadi pengikut. Juga apa yang terjadi setelah mereka mengakui Kristus dalam hidup mereka.

Pernyataan

Tuhan menyatakan Siapa Diri-Nya dengan berbagai cara, konteks dan kisah hidup. Tetapi paling jelas ada di dalam Alkitab. IA menyatakan dirinya dalam bahasa manusia, bahkan Bahasa Indonesia yang dimengerti Warga Indonesia. Tuhan mana yang begitu membuka diri-Nya?Tetapi IA juga Tuhan yang menutup diri, IA ingin kita menggali, bergumul dengan pernyataan-pernyataan-Nya karena setiap firman-Nya ada kaitannya dengan hidup kita, manusia ciptaan-Nya.

Pertanyaan kepada Tuhan

Tuhan adalah Pribadi. Pribadi yang berkehendak untuk berelasi dengan manusia.

Bertanya jawab adalah salah satu ciri insan yang berelasi. Begitu juga Tuhan.

Bertanyalah kepada Tuhan. Langsung. Dan tunggu Dia menjawab. Cara-Nya menjawab juga jangan didikte karena IA pribadi, memiliki kehendak, keputusan dan pertimbangan sendiri. Terlebih IA juga berdaulat. Siapa kita, jika pertanyaan kita dijawab-Nya? Itu hanya belas kasihan-Nya semata.

Bagaimana menjadi Pengikut?

Akui dan mintalah untuk jadi Pengikut Kristus. IA berkata, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu."

Apa selanjutnya?
Datanglah pada gereja terdekat dengan tempat tinggal-mu. Cari pimpinan gereja tersebut dan ceritakan apa yang terjadi.
Tentu saja tidak serta merta langsung diterima sebagai jemaat. Ada prosesnya, setiap gereja berbeda-beda.

Gereja umumnya akan memberikan pembekalan atau pendampingan dan meneguhkan iman yang baru lahir.

Kelas Katekisasi
Pada beberapa gereja, akan diminta untuk hadir disetiap kebaktian selama 3 bulan. Kemudian ikut kelas katekisasi agar mengerti Pengakuan Iman yang dianut oleh gereja tersebut.

Selesai kelas tersebut, maka akan ditanyakan, apakah sudah jelas Pengakuan Iman tersebut? Apakah setuju dengan Pengakuan Iman tersebut? Jika Ya, maka jadi anggota gereja tersebut. Jika Tidak, maka silakan meninggalkan gereja tersebut.

Apabila kita menyatakan Ya, maka kita akan diteguhkan, peneguhan iman ini namanya Sidi. Jika kita belum dibaptiskan, maka pada saat yang sama juga akan dibaptis.

Baptis
Pembaptisan adalah tanda bagi diri dan juga bagi jemaat bahwa diri sudah mengakui dengan sadar untuk menjadi Pengikut Kristus dan ingin menyatakannya di depan Jemaat.

Baptisan bukan tanda sejati Pengikut Kristus. Tanda sejati ada dalam kerohanian diri sendiri karena roh kita dan Roh Kudus yang sudah tinggal di dalam kita akan bersaksi bahwa kita adalah anak-anak Allah. Pengikut Kristus.